Dolalak
Kabupaten Purworejo
memiliki salah satu tari kerakyatan yang menjadi ciri khas yaitu tari dolalak.
Awal mula kehadirannya tidak diketahui secara pasti namun ada pada zaman
penjajahan Belanda. Tari dolalak tercipta karena terinspirasi oleh perilaku
serdadu Belanda pada saat beristirahat di camp-camp. Serdadu- serdadu tersebut
beristirahat sambil minum-minuman keras, ada juga yang menyanyi dan berdansa
ria. Aktifitas sehari-hari para serdadu di camp ditiru oleh para pengikutnya
yang kebanyakan pribumi, oleh sebab itu terciptalah tari dolalak yang bentuknya
sederhana dan berulang-ulang.
Tari dolalak
ditarikan oleh para remaja putri yang berpakaian mirip serdadu Belanda,dan
puncaknya digambarkan saat penari mendem atau kerasukan setan. Pengiring yang
digunakan berupa: kendang, rebana dan bedug, sedangkan syair-syairnya tentang
keagamaan, pendidikan dan juga berbagai kritik dan sindiran. Tari ini dapat
ditarikan bersama penonton sehingga bisa disebut sebagai tari pergaulan. Tari
dolalak mempunyai berbagai ragam sesuai dengan daerah asalnya misalnya; gaya
Kaligesingan, Mlaranan, Sejiwanan, dan Banyuuripan.
v
Ragam Gerak Tari
Dolalak
a.
Gerak tangan
1.
Melangkerik à gerakan menempatkan kedua tangan yang mengepal di pinggang.
Melangkerik à gerakan menempatkan kedua tangan yang mengepal di pinggang.
2. Pencik à gerak
kesamping kanan atau kiri dengan kaki kiri jinjit, kaki kanan napak, tangan
kiri nyiku keatas telapak tangan menghadap ke atas, tangan kanan lurus
kesamping. Gerakan tangan kemudian dilakukan sebaliknya secara bergantian,
namun gerak kaki tetap.
3. Seblak Sampur àgerakan tangan memegang pangkal sampur dari arah dalam
kemudian mengurutkannya menuju ujung sampur sambil diluruskan ke samping
sejajar lambung.
4. Siakà tangan kiri seblak sampur, tangan kanan seblak ke
kanan. Kemudian tangan kanan lurus ke samping, tangan kiri mengepal di pinggang
(melangkrik). Kaki kiri napak, kaki kanan jinjit kemudian tanjak kanan.

b. Gerak Badan
1. Ngetol
Ngetol adalah gerak badan tegak dan mendak, lutut ditekuk kemudian pinggang sampai pantat diarahkan ke kanan dan ke kiri.
2. Kirig
Kirig adalah gerak menggetarkan kedua bahu secara cepat, kedua kaki mendak.
d. Gerak Leher
1. Tolehan adalah menggerakkan leher dengan memindahkan pandangan dengan dagu menurut arah hadap wajah.
6. Tanjak yaitu berdiri diam dengan kaki kanan serong ke kanan didepan kaki kiri tumit kaki kanan sejajar
ibu jari kaki kiri dengan jarak satu genggam tangan
dan jari kaki kanan mencuat keatas.

b. Gerak Badan
1. Ngetol
Ngetol adalah gerak badan tegak dan mendak, lutut ditekuk kemudian pinggang sampai pantat diarahkan ke kanan dan ke kiri.
2. Kirig
Kirig adalah gerak menggetarkan kedua bahu secara cepat, kedua kaki mendak.
d. Gerak Leher
1. Tolehan adalah menggerakkan leher dengan memindahkan pandangan dengan dagu menurut arah hadap wajah.
a.
Gerak kaki
3. Gejug yaitu menjatuhkan ujung jari
kaki ke belakang.
4. Kengser yaitu bergerak kekiri dan kekanan dengan hanya menggeser kedua telapak kaki secara bergantian antara ujung
kaki dan tumit.
5. Srisig yaitu lari kecil dengan berjinjit, lutut ditekuk, dan badan mendak dengan sikap tubuh sedikit mendak.
7. Trecet yaitu bergerak kekiri atau kekanan dengan posisi kaki tanjak, lutut ditekuk,dan telapak kaki jinjit lalu geser.
8. Lumaksono yaitu gerak kaki seperti orang berjalan.
9. Mendak adalah sikap berdiri dengan kedua lutut ditekuk sesuai dengan posisi telapak kaki.
9. Mendak adalah sikap berdiri dengan kedua lutut ditekuk sesuai dengan posisi telapak kaki.
10. Besut yaitu gerakan menarik
kaki kanan dengan posisi semulanya kaki kanan terbuka selebar
bahu dan serong kekanan sejajar kaki kiri.
11. Napak adalah sikap saat melangkah.
12. Laku
telu yaitu gerak kaki seperti lumaksono, namun dilakukan tiga langkah
lalu besut.
b.
Gerak badan
1. Hoyog yaitu gerakan
badan yang dicondongkan kesamping kanan atau kiri dan kedua lutut sedikit
ditekuk.
2. Entrag adalah
mengentakkan badan kebawah berkali-kali seolah mengeper.
3. Kawilang ogek lambung adalah gerakan yang menggerakkan perut kekanan dan kekiri.
3. Kawilang ogek lambung adalah gerakan yang menggerakkan perut kekanan dan kekiri.
c.
Gerak tangan
1. Nyekithing yaitu ujung
jari tengah berhimpitan dengan ujung ibu jari membentuk lingkaran.
4. Trap jamang adalah satu
jari tangan nyekithing disamping telinga sedangkan yang lain jari rapat dan
lurus di depan kening dengan posisi tangan menghadap ke bawah.
5. Ulap-ulap adalah
menggerakkan jari-jari tangan diatas kepala, dengan posisi telapak tangan menghadap ke bawah.
6. Nyemprit adalah posisi
ibu jari bertemu dengan ujung jari telunjuk.
7. Ledhang yaitu gerakan
tangan melambai seperti orang berjalan.
8. Ukel karno yaitu
memutar pergelangan tangan disamping telinga.
9. Ukel pakis adalah
memutar pergelangan tangan didepan perut.
10. Nggroda yaitu gerakan siku ditekuk dengan pergelangan tangan menghadap badan.
11. Menthang yaitu meluruskan tangan
kesamping.
12. Seblak sampur yaitu
tangan memegang pangkal sampur dari arah dalam kemudian mengurutkannya menuju
jung sampur sambil diluruskan kesamping sejajar lambung.
13. Kebyok mengentakkan
sampur kearah dalm sehingga melilit lengan namun ujung sampur tetap dipegang.
14. Kebyakyaitu mengentakkan sampur dari posisi kebyok ke arah luar, ujung sampur tetap dipegang.























